Tips Membersihkan Rumah Pasca Banjir

Tahun 2020 diawali dengan bencana banjir di sejumlah daerah. Salah satu masalah dalam musibah banjir adalah banyaknya sampah yang tersisa di dalam rumah. Membersihkan rumah pasca banjir memerlukan trik khusus agar bisa berjalan efektif. Berikut adalah tips membersihkan rumah pasca bajir.

  1. Matikan aliran listrik saat akan memulai membersihkan rumah, agar aman dan tidak ada kejadian tersengat aliran listrik.
  2. Membuka seluruh jendela agar udara masuk dan ada pergantian udara segar ke dalam rumah.
  3. Pakai perlengkapan pengaman seperti masker, sarung tangan dan sepatu boot agar terhindar dari kuman dan benda berbahaya lainnya.
  4. Gunakan cairan antiseptik untuk membersihkan lantai agar benar-benar bersih dari kuman yang terbawa saat banjir.
  5. Cuci perlengkapan masak dan makan dengan air panas, jika perlu rebus peralatan makan agar benar-benar bersih dan steril untuk digunakan kembali.
  6. Untuk barang-barang yang sekiranya lembab tetapi masih bersih seperti kasur dan meja kursi kayu bisa dijemur/ diangin anginkan agar benar-benar kering dan tidak berbau lalu semprot dengan cairan disinfektan.
  7. Pisahkan sampah sesuai jenisnya, yang sekiranya masih bisa dimanfaatkan bisa dibersihkan dan dipakai lagi.

Demikian beberapa tips membersihkan rumah pasca banjir, semoga bermanfaat dan semoga bencana banjir bisa segera tersolusikan. Ingat, buanglah sampah pada tempatnya.

Persiapan Sebelum Musim Hujan

Setiap rumah butuh perawatan berkala, terutama sebelum memasuki musim hujan. Lakukan beberapa hal ini sebagai persiapan bagi rumah menghadapi cuaca musim hujan.

Periksa dan Perbaiki Talang Air
Pemilik rumah wajib memeriksa kondisi talang air sebelum musim hujan tiba. Segera perbaiki talang air yang rusak atau bocor. Talang air yang rusak akan membuat air merembes dan bocor ke dalam rumah.

Perhatikan Posisi Genting Rumah
Bergesernya posisi genting rumah dan berantakan adalah penyebab bocor saat musim hujan. Meskipun rumah baru saja ditempati, bukan berarti boleh mengabaikan kondisi gentingnya. Pemilik rumah harus segera memperbaiki dan mengganti genting yang geser atau tidak beraturan sebelum musim hujan tiba.

Jangan Lupakan Saluran Air
Saluran air yang tersumbat endapan lumpur dan sampah rentan mengakibatkan banjir. Jadi, kita tidak boleh lupa memeriksa dan membersihkan saluran air secara berkala sebelum memasuki musim hujan. Bersihkan saluran air di sekitar rumah setidaknya setiap dua minggu sekali agar daya tampungnya maksimal.

Perhatikan Jaringan Listrik
Ketika musim hujan, kabel listrik yang sudah rapuh dan terkelupas berisiko mengakibatkan korsleting dan kebakaran. Tapi hal ini dapat diatasi dengan memeriksa seluruh jaringan listrik di dalam dan luar rumah. Pastikan seluruh kabel dalam keadaan baik sehingga risiko dapat diminimalkan.

Pangkas Tanaman di Sekitar Rumah
Musim hujan biasanya membuat tanaman yang rimbun menjadi sarang yang nyaman bagi nyamuk dan serangga lainnya. Selain itu, pohon rimbun berukuran besar juga berisiko tumbang karena tidak kuat menahan hempasan angin. Karena itu, perlu memangkas dan merapikan seluruh tanaman di sekitar rumah agar tetap saat musim hujan.

Jika persiapan ini sudah dilakukan, itu artinya rumah siap menghadapi musim hujan.

Tips Rumah Selalu Bersih dan Rapi

1. Segera cuci piring setelah selesai digunakan.

Jangan biarkan piring kotor menumpuk di tempat cucian, karena akan terlihat sangat tidak rapi dan dapat mengeluarkan bau tidak sedap yang berasal dari makanan sisa. Bukan hanya untuk menjaga kerapihan dan kebersihan, tetapi juga agar Anda tidak terlalu lelah saat mengerjakannya sekaligus.

2. Taruh pakaian yang sudah dipakai di keranjang cuci.

Jangan biarkan barang-barang ini menumpuk di tempat yang tidak seharusnya, atau menggantung di belakang pintu, karena hanya akan membuat ruangan tampak tidak rapi.

3. Jangan menyimpan barang yang sudah tidak dipakai lagi.

Karena akan membuat rumah tampak sempit dan tentu saja akan tampak tidak rapi. Segera kumpulkan barang lama yang tidak terpakai dan buanglah.

4. Hanya perabotan yang berada di atas lantai.

Meletakkan mainan, tumpukan majalah atau buku di lantai jelas akan membuat rumah Anda tampak berserakan. Pastikan hanya lemari, rak buku, dan perabotan lain yang menempel langsung dengan lantai.

 

5. Libatkan orang yang di rumah untuk aktivitas bersih-bersih.

Ajak anak-anak atau pasangan untuk bersih-bersih.Hal ini akan melatih seluruh anggota keluarga akan tanggungjawab terhadap kebersihan. Sehingga seluruh anggota keluarga akan menjaga kerapihan rumah dan akan timbul perasaan tidak nyaman ketika melihat rumah berantakan.

 

Pilih perumahan atau apartemen?

Menemukan properti yang tepat memang bisa menjadi tugas yang sulit. Banyak orang yang bingung ketika hendak memutuskan untuk membeli rumah atau apartemen. Tetapi kami di sini akan membantu Anda memilih properti terbaik untuk kebutuhan keluarga Anda.

Berikut adalah kekurangan jika anda memilih apartemen untuk tempat tinggal.

  1. Biaya Manajemen: Fasilitas tambahan di sebagian besar apartemen tidaklah gratis, tetapi Anda akan dikenakan biaya tambahan meskipun Anda tidak selalu menggunakan fasilitas tersebut. Misalnya lift, kolam berenang, lapangan tennis, dan fasilitas lainnya. Bahkan, beberapa apartemen mengharuskan Anda untuk membayar sewa parkir untuk setiap kendaraan yang Anda miliki. Selain itu, Anda juga harus menyisihkan uang untuk biaya pemeliharaan jangka panjang dari berbagai fasilitas umum dan perbaikan yang diperlukan untuk bangunan.
  2. Lebih sempit: Biasanya, ukuran sebuah unit apartemen lebih kecil daripada rumah. Untuk keluarga yang sedang tumbuh mungkin akan merasa luasnya tidak memadai. Namun, ukuran apartemen yang biasanya lebih kecil ini mungkin cocok untuk Anda yang lajang atau pasangan baru.
  3. Pembatasan: Tinggal di apartemen biasanya dilengkapi dengan serangkaian batasan, seperti aturan yang ketat. Misalnya, pembatasan untuk memiliki hewan peliharaan, lahan parkir yang terbatas.
  4. Legalitas: Ketika Anda membeli satu unit apartemen, itu artinya Anda hanya memiliki bangunannya saja, tidak dengan tanahnya. Pun Anda tidak akan bisa mendapatkan SHM (Sertifikat Hak Milik) tapi hanya memiliki surat HGB (Hak Guna Bangunan) yang berlaku selama 30 tahun, yang kemudian bisa diperpanjang kembali selama 20 tahun saja.

Setelah mengetahui hal tersebut diatas, berikut adalah keuntungan jika Anda memilih rumah sebagai tempat tinggal.

  1. Ruangan yang Lebih Besar: Rumah adalah tempat yang sangat sempurna untuk membesarkan keluarga dan Anda juga akan memiliki kebebasan untuk melakukan renovasi, penambahan, bahkan perubahan bentuk bangunan tanpa khawatir dengan batasan ukuran.
  2. Nilai Jual Kembali yang Lebih Tinggi: Tergantung pada lokasi, harga rumah biasanya akan terus meningkat dalam jangka panjang. Dengan demikian, akan lebih baik jika Anda tetap bertahan di rumah tersebut selama lima tahun atau lebih sebelum Anda menjualnya kembali untuk mendapatkan yang lebih baik.
  3. Tenang: Properti yang terletak jauh dari kota akan lebih damai dan tenang. Selain itu, jarak antara rumah akan mengurangi masalah gangguan kebisingan dari tetangga Anda.

Jadi, yang manakah pilihan Anda?

Jika Anda memiliki keluarga besar, membutuhkan lebih banyak ruang dan untuk investasi jangka panjang, rumah mungkin merupakan pilihan terbaik untuk kebutuhan Anda.

Apa pun yang Anda putuskan, ingatlah untuk mempertimbangkan seluruh pembiayaan dan pastikan Anda mendapatkan harga terbaik.

Credit: https://unsplash.com/@matthewhenry

Kerugian Fasilitas Bawah Tanah

Keuntungan dan kerugian fasilitas bawah tanah.

Fasilitas kabel bawah tahan bisa menjadi salah satu faktor yang menariik ketika hendak membeli rumah. Dengan alasan kerapihan, kabel bawah tanah ini banyak juga digunakan di perumahan. Tapi tanpa disadari banyak juga kerugiannya. Berikut adalah kentungan dan kerugian jika menggunakan jaringan kabel bawah tanah.

Keuntungan:

  1. Tidak terpengaruh oleh cuaca. Baik itu angin, hujan, bahaya petir, tertimpa pohon dan lainnya.
  2. Terlihat lebih rapi, karena tidak ada bentangan kabel di depan rumah.
  3. Memiliki umur pakai dua kali lebih lama dari pada kabel saluran udara.
  4. Keandalan yang lebih baik, karena terhindar dari gangguan akibat cuaca.

Kerugian:

  1. Harga kabel yang relatif lebih mahal.
  2. Gangguan yang terjadi bisa bersifat permanen.
  3. Tidak fleksibel terhadap perubahan jaringan.
  4. Waktu dan biaya untuk menanggulangi gangguan lebih lama dan pastinya dengan biaya yang lebih mahal.
  5. Biaya investasi pembangunan lebih mahal dibandingkan dengan saluran udara.
  6. Saat terjadi gangguan hubung singkat, usaha pencarian titik gangguan tidak mudah.
  7. Tidak dapat menghindari bila terjadi bencana banjir, desakan akar pohon, dan ketidakstabilan tanah.
  8. Untuk perumahan, setiap biaya yang dikeluarkan jika terjadi gangguan atau perubahan ditanggung oleh developer, atau jika sudah serah terima maka seluruh biaya ditanggung oleh warga. Jika warga tidak menyanggupi, maka pihak PLN akan memasang tiang dan membuat jaringan baru melalui udara.
Credit: @wwwynand

Tips, Membeli Rumah Secara Kredit

Memiliki rumah sendiri adalah impian dari setiap orang. Terlebih jika ia sudah berkeluarga. Kebutuhan akan rumah tinggal menjadi hal yang wajib untuk segera dimiliki. Berikut adalah beberapa tips jika Anda ingin membeli rumah secara kredit.

  1. Hitung secara cermat berapa ongkos dan biaya yang akan dikeluarkan secara total untuk rumah baru. Termasuk uang muka, besaran uang cicilan per bulan, pajak, bunga jangka panjang, asuransi, dan utilitas lainnya, mulai dari pemasangan infrastruktur, ongkos pulang – pergi, atau ongkos-ongkos perbaikan yang diperlukan.
  2. Jika Anda memilih membeli rumah dengan sistem cicilan atau KPR, jangan lelah untuk riset dan membandingkan tawaran KPR yang disediakan oleh beberapa bank. Upayakan Anda menghitung tawaran bunga pinjaman secara teliti.
  3. Anda harus memastikan sudah membereskan masalah utang atau tidak memiliki beban utang yang tinggi sebelum mengajukan kredit rumah. Sebab penyedia dana akan selalu melihat dan menghitung rasio utang Anda. Jika terlalu tinggi, maka akan makin rendah kemungkinan persetujuan pinjaman untuk membeli rumah.
  4. Anda haruslah sangat cermat dalam membaca berbagai macam kontrak atau surat-menyurat dan dokumen. Baik kontrak yang disediakan peminjam dana atau agen penjual rumah Anda. Jika ada istilah yang tidak Anda mengerti, tanyalah sampai jelas. Sementara bila ingin mengubahnya, gunakanlah hak Anda untuk bernegosiasi.
  5. Pastikan Anda sudah survei ke lokasi dan mengetahui secara pasti calon lingkungan maupun tetangga Anda nantinya. Sesuaikan dengan pola hidup yang Anda impikan bersama keluarga nantinya.
  6. Sisihkan sebagian biaya untuk membeli perangkat dan isi rumah. Tips membeli rumah yang satu ini memang terlihat simpel, namun tidak kalah penting. Jangan sampai sesudah memiliki rumah tapi tidak bisa mengisinya.
  7. Jangan pernah menunggu pasar turun atau suku bunga turun. Jika nilai rumahnya memang cocok dan masuk hitungan Anda, jangan ragu untuk membeli. Jika terlalu lama menunggu kondisi ekonomi yang serba tak pasti, bisa jadi Anda kehilangan kesempatan memiliki rumah terbaik.
  8. Jangan terpaku pada ukuran yang besar. Lihat lingkungan Anda baik-baik, jika rumah besar itu adalah satu-satunya di sana, kemungkinan untuk laku dijual kembali dengan harga tinggi sangatlah kecil.
  9. Jangan terpikat hal-hal emosional seperti halaman belakang yang bagus, cat yang menarik, dan hal lain yang sifatnya personal. Bagaimana pun rumah adalah salah satu bentuk investasi jangka panjang, nilainya ditentukan dari lokasi, struktur, dan hal lain yang bisa membuat nilai rumah semakin naik.

Semoga bermanfaat untuk Anda yang ingin segera memiliki rumah sendiri.

Tips, Cara Membersihkan Tirai

Membersihkan tirai adalah hal yang harus sering dilakukan. Karena jika tidak dilakukan secara teratur kotorannya bisa tebal dan sulit untuk dihilangkan. Berikut adalah beberapa tips untuk membersihkan tirai jendela Anda.

Berikut adalah cara untuk membersihkan tirai Anda dari debu. Ambil satu buah penjepit dan gunakan karet gelang untuk memasang kain di setiap ujungnya. Kemudian, cukup jepit setiap bagian tirai yang akan dibersihkan. Ini adalah cara yang mudah untuk mencengkeram tirai dan mengangkat debu yang melekat di setiap bagian tirai. Gunakan kain serat mikro untuk mendapatkanhasil yang lebih sempurna.

Cuka adalah bahan yang murah, mudah, dan alami untuk membersihkan kotoran dan tidak akan mengubah warna vinyl, aluminium, atau tirai kayu tiruan Anda. Gunakan cuka putih dan campuran air hangat (campuran 50/50) untuk membuat tirai bercahaya. Anda bahkan dapat menambahkan beberapa tetes minyak esensial jika Anda menginginkan aroma tertentu.

Jika tirai Anda benar-benar kotor, bawa keluar untuk dicuci. Cukup lepaskan, letakkan di atas terpal, dan gunakan penyemprot taman untuk menyemprotkannya. Anda dapat menggunakan sabun cuci piring jika Anda ingin. Kemudian, biarkan tirai mengering alami berkat angin dan sinar matahari.

Untuk cara cepat membersihkan tirai jendela tanpa banyak menggosok, cobalah dengan efek aliran tetes air. Caranya, putar tirai Anda hingga menghadap ke bawah. Tempatkan handuk tepat di bagian bawahnya. Semprotkan beberapa bilah teratas dengan pembersih pilihan Anda. Biarkan cairan, minyak, dan kotoran mengalir turun dan mengenai handuk di bagian bawah. Kemudian cukup keringkan dan selesai!

Jika Anda memiliki banyak tirai yang perlu dibersihkan, Anda dapat merendamnya di bak mandi dengan sedikit sabun cuci piring. Gunakan spons atau lap untuk menutupi kedua sisi tirai. Kemudian sagkat dan bilas (saya menggunakan pancuran yang bisa dilepas untuk membilas). Anda dapat mengisi bak mandi dengan air bersih untuk membilas jika Anda tidak dapat menggunakan pancuran. Letakkan di atas handuk dan keringkan dengan lembut di kedua sisinya. Hati-hati jangan sampai bengkok.

Yang paling penting saat membersihkan tirai adalah untuk bersikap lembut karena tirai mudah bengkok dan tertekuk.